Indonesia

Novel Pipisahan bercerita tentang kandasnya pernikahan tokoh Emin dan suaminya. Perkawinan berbuah tiga anak lelaki yang lucu tersebut dihancurkan. Pemicu kehancuran perkawinan mereka adalah campur tangan mertua Emin yang menancapkan kukunya dalam-dalam ke dasar bahtera itu. Emin dipaksa mertuanya untuk melepas suaminya demi seorang perempuan bernama Eja yang ‘dijagokan’ mertuanya sebagai ‘istri ideal’ bagi suaminya. Meskipun pedih, Emin tidak dapat menentang kekuasaan sang mertua dan memilih untuk kembali ke kampung halamannya. Bersama si bungsu, ia meniti hidup sebagai orang tua tunggal. Belakangan anak kedua menyusul karena tidak dapat berjauhan dengan ibunya. Hanya si sulung yang tinggal bersama ayahnya. Sebagai istri kedua, Eja digambarkan memiliki rasa malu yang tiada tara kepada Emin karena ia menempati posisi mantan istri suaminya itu dengan cara yang tidak lazim. Eja tidak mengetahui bahwa lelaki yang dijodohkan kepadanya sudah beristri dan perempuan itu terpaksa mengalah demi dirinya.Penyesalan Eja tertuang dalam sebuah surat pengantar ketika pengasuh anak tirinya mengantarkan anak kedua ke kampung halaman.

Sunda

Novel Piisahan nyaritakeun kagagalan perkawinan tokoh Emin jeung salakina. Nikah fruitful tilu budak imut ancur. Pemicu karuksakan perkawinan maranéhanana nyaéta campur tangan mertua Emin anu nempelkeun kukuna ka jero handapeun bahtera. Emin dipaksa ku mitohana ngantunkeun salakina pikeun awéwé nu ngaranna Eja nu 'naik pangkat' ku minantu jadi 'istri idaman' salakina. Najan kanyeri, Emin teu bisa nolak kana aturan mertuana, tuluy milih balik ka lemburna. Babarengan jeung si bungsu, manéhna hirup salaku single parent. Engké anak nu kadua nyusul lantaran teu bisa jauh ti indungna. Ngan nu cikal cicing jeung bapana. Salaku pamajikan kadua, Eja digambarkeun boga rasa éra nu taya bandinganana ka Emin lantaran nyokot posisi urut pamajikan salakina ku cara nu teu ortodoks. Eja teu nyaho yen lalaki nu dijodokeun ku manehna teh geus kawin jeung si awewe kapaksa nyerah demi manehna, rasa kaduhung Eja aya dina surat panutup nalika emban anak incuna mawa anak kaduana balik ka lemburna.

TerjemahanSunda.com | Bagaimana cara menggunakan terjemahan teks Indonesia-Sunda?

Semua terjemahan yang dibuat di dalam TerjemahanSunda.com disimpan ke dalam database. Data-data yang telah direkam di dalam database akan diposting di situs web secara terbuka dan anonim. Oleh sebab itu, kami mengingatkan Anda untuk tidak memasukkan informasi dan data pribadi ke dalam system translasi terjemahansunda.com. anda dapat menemukan Konten yang berupa bahasa gaul, kata-kata tidak senonoh, hal-hal berbau seks, dan hal serupa lainnya di dalam system translasi yang disebabkan oleh riwayat translasi dari pengguna lainnya. Dikarenakan hasil terjemahan yang dibuat oleh system translasi terjemahansunda.com bisa jadi tidak sesuai pada beberapa orang dari segala usia dan pandangan Kami menyarankan agar Anda tidak menggunakan situs web kami dalam situasi yang tidak nyaman. Jika pada saat anda melakukan penerjemahan Anda menemukan isi terjemahan Anda termasuk kedalam hak cipta, atau bersifat penghinaan, maupun sesuatu yang bersifat serupa, Anda dapat menghubungi kami di →"Kontak"


Kebijakan Privasi

Vendor pihak ketiga, termasuk Google, menggunakan cookie untuk menayangkan iklan berdasarkan kunjungan sebelumnya yang dilakukan pengguna ke situs web Anda atau situs web lain. Penggunaan cookie iklan oleh Google memungkinkan Google dan mitranya untuk menayangkan iklan kepada pengguna Anda berdasarkan kunjungan mereka ke situs Anda dan/atau situs lain di Internet. Pengguna dapat menyisih dari iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi Setelan Iklan. (Atau, Anda dapat mengarahkan pengguna untuk menyisih dari penggunaan cookie vendor pihak ketiga untuk iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi www.aboutads.info.)