Akhirnya mereka pulang kerumah masing-masing. Dua hari setelahnya saat masuk sekolah, Fano tiba tiba menelfon Kaira selalu ketua kelas untuk meminta izin. Fano : "Kaira kayaknya gue izin ga masuk deh, gue harus dikarantina dulu soalnya habis dari luar kota" Kaira : "Oh iya, Fan. Nanti gue bilang ke wali kelas." Fano : "Tolong sampaikan juga ya ke teman-teman." Kaira : "Iya sip. Lu juga istirahat." Fano : "Iya, Kai. Gue tutup ya telponnya. Terimakasih." Kaira : "Sama-sama." Kaira akhirnya berjalan ke sekolah. Sampai di sekolah, Kaira menghampiri teman-temannya untuk memberitahu bahwa Fano tidak masuk sekolah. Kaira : "Hai semua." (sambil berjalan menghampiri teman-teman) Shera : "Hai, Kai." Dean : "Hai." Kaira : "Fano tadi izin ke gue, katanya dia ga masuk sekolah. Soalnya lagi di karantina karena habis dari luar kota." Dean : "Loh memang dia positif?." Kaira : "Kayaknya enggak deh, mungkin dia sedang menunggu hasil tes PCR jadi harus dikarantina dulu." Pelita : "Iya bisa jadi, Kai. Semoga Fano gapapa deh." Kaira : "Aamiin." Shera : "Hmm, bagaimana nanti selepas pulang sekolah kita vcall dengan Fano?." Dean : "Boleh, Ra. Sekalian tanya ke Fano berapa lama dia di karantina." Kaira : "Iya betul. Sama semangatin dia juga." Pelita : "Betull." Bel masuk pun berbunyi. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara lancar. Kaira selalu ketua kelas, juga tidak lupa memberi tahu wali kelas tentang Fano yang meminta izin. Dan tibalah saat pulang sekolah. Di rumah masing-masing, mereka sedang vcall dengan Fano. Dean : "Fano. Gimana kabarnya? Gue denger dari Kaira, lo lagi dikarantina ya?." Fano : "Iya, De. Gue lagi di karantina karena habis dari luar kota." Kaira : "Lagi nunggu hasil tes PCR atau gimana, Fan?" Fano : "Bener, Kai. Gue lagi nunggu hasil tes PCR, jadi sementara di karantina dulu." Kaira : "Oalah semoga lo baik baik aja ya, Fan. Semoga hasilnya negatif. Biar lo bisa kembali lagi ke sekolah." Shera : "Betul, Fan. Jangan lupa ya kita masih ada presentasi yang poster kemarin. Kalo ga ada lo, kayak ada yang kurang." (bercanda) Pelita : "Betul, lo harus jaga kesehatan ya Fan. Perbanyak istirahat sama jangan lupa olahraga." Dean : "Minum vitamin juga, Fan." Fano : "Iya teman teman, terimakasih atas perhatiannya." Kaira : "Iya sama sama, Fan. Yaudah kita tutup ya telfonnya. Semangat, Fan." Dean : "Yoi, Fan. Kita tunggu lu ya di sekolah." Akhirnya mereka menutup telfonnya. Selang beberapa hari, Fano akhirnya kembali masuk sekolah. Mereka berlima akhirnya bisa kembali bersama lagi.
Ahirna maranéhna balik ka imahna masing-masing. Dua poe ti harita, asup sakola, Fano ujug-ujug nelepon ka Kaira, sok kapala kelas, menta idin. Fano: "Kaira, sigana mah teu kenging lebet, kedah karantina heula margi nuju di luar kota" Kaira : "Ih enya Fan. Engke atuh ka wali kelas." Fano : "Mangga ka rerencangan oge." Kaira : "Enya sip. Maneh oge istirahat." Fano : "Sumuhun, Kai. Abdi badé nutup telepon. Hatur nuhun." Kira: "Atuh siah." Kaira tungtungna leumpang ka sakola. Sesampainya di sakola, Kaira indit ka babaturanana pikeun ngabejaan aranjeunna yen Fano teu sakola. Kaira: "Hai sadayana." (bari leumpang ka babaturan) Shera: "Hai, Kai." Dean: "Hai." Kaira : "Fano mere idin, cenah teu sakola. Masalahna di karantina sabab di luar kota." Dekan: "Naha anjeunna leres-leres positif?" Kaira : "Teu nyangka, meureun manehna keur nungguan hasil tes PCR jadi kudu dikarantina heula." Pelita : "Muhun, Kai. Mugi Fano damang." Kira: "Amin." Shera : "Hmm, kumaha mun balik sakola urang nelepon Fano?" Dekan : "Enya Ra. Punten taroskeun ka Fano sabaraha lami anjeunna karantina." Kaira : "Leres. Ajakna oge." Pelita : "Leres." Bel panto disada.Kagiatan diajar ngajar dilaksanakeun kalawan lancar. Kaira sok jadi ketua kelas, oge teu hilap nyaritakeun ka wali kelas soal Fano menta idin. Jeung waktuna balik ti sakola. Di imahna masing-masing keur vcall jeung Fano. Dekan : "Fano. Kumaha damang? Abdi ngadangu ti Kaira, anjeun masih di karantina?." Fano : "Enya, De. Abdi masih di karantina margi nuju di luar kota." Kaira : "Nungguan hasil tes PCR atanapi kumaha, Fan?" Fano : "Leres, Kai. Abdi ngantosan hasil tes PCR, janten abdi di karantina ayeuna." Kaira : "Ih, asa damang, Fan. Mugia hasilna negatip. Supados tiasa sakola deui." Shera : "Leres, Fan. Tong hilap, urang kamari masih aya presentasi dina poster. Upami teu gaduh, sapertos aya anu leungit." (bercanda) Pelita : "Leres, anjeun kedah jaga kasehatan anjeun, Fan. Istirahat anu seueur sareng ulah hilap olahraga." Dekan : "Ngan vitamin oge, Fan." Fano : "Enya rencang-rencang, hatur nuhun kana perhatosanana." Kaira : "Sami-sami Fan. Tah, hayu urang tutup teleponna. Geuning, Fan." Dekan : "Yoi, Fan. Urang antosan di sakola." Tungtungna aranjeunna nutup telepon. Sanggeus sababaraha poé, Fano ahirna balik deui ka sakola. Nu limaan ahirna bisa ngumpul deui.
Semua terjemahan yang dibuat di dalam TerjemahanSunda.com disimpan ke dalam database. Data-data yang telah direkam di dalam database akan diposting di situs web secara terbuka dan anonim. Oleh sebab itu, kami mengingatkan Anda untuk tidak memasukkan informasi dan data pribadi ke dalam system translasi terjemahansunda.com. anda dapat menemukan Konten yang berupa bahasa gaul, kata-kata tidak senonoh, hal-hal berbau seks, dan hal serupa lainnya di dalam system translasi yang disebabkan oleh riwayat translasi dari pengguna lainnya. Dikarenakan hasil terjemahan yang dibuat oleh system translasi terjemahansunda.com bisa jadi tidak sesuai pada beberapa orang dari segala usia dan pandangan Kami menyarankan agar Anda tidak menggunakan situs web kami dalam situasi yang tidak nyaman. Jika pada saat anda melakukan penerjemahan Anda menemukan isi terjemahan Anda termasuk kedalam hak cipta, atau bersifat penghinaan, maupun sesuatu yang bersifat serupa, Anda dapat menghubungi kami di →"Kontak"
Vendor pihak ketiga, termasuk Google, menggunakan cookie untuk menayangkan iklan berdasarkan kunjungan sebelumnya yang dilakukan pengguna ke situs web Anda atau situs web lain. Penggunaan cookie iklan oleh Google memungkinkan Google dan mitranya untuk menayangkan iklan kepada pengguna Anda berdasarkan kunjungan mereka ke situs Anda dan/atau situs lain di Internet. Pengguna dapat menyisih dari iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi Setelan Iklan. (Atau, Anda dapat mengarahkan pengguna untuk menyisih dari penggunaan cookie vendor pihak ketiga untuk iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi www.aboutads.info.)