1.1 Latar Belakang Film dokumenter merupakan sebuah rekaman peristiwa yang diambil dari kejadian nyata. Berbagai isu yang terkait dengan kehidupan manusia seperti isu sosial, seni, budaya, politik hingga isu kemanusiaan dapat diangkat menjadi cerita film dokumenter yang menarik. Dalam karya tugas akhir ini, penulis memproduksi sebuah film dokumenter yang secara lebih khusus memfokuskan diri pada aspek DoP (Director Of Photography) dengan mengangkat cerita tentang kehidupan seorang penyandang difabel Tuna Daksa yaitu Ade Anas yang berprofesi sebagai pegiat di bidang seni bela diri debus. Dalam tatanan sosial masyarakat, penyandang difabel seringkali mendapat stigma sebagai manusia lemah, namun dengan kemampuannya di bidang seni bela diri debus, hal tersebut sekaligus menegaskan pula posisi Ade Anas sebagai manusia yang kuat. Debus merupakan kesenian bela diri dari Banten yang mempertunjukkan kemampuan manusia yang luar biasa. Misalnya kebal senjata tajam, kebal air keras dan kebal api. Menurut A. Sastrasuganda, pensiunan Kepala Seksi Kebudayaan Kandepdikbud Kabupaten Serang seperti dinyatakan oleh Aminudin (1997) bahwa debus berasal dari Bahasa Sunda. Kata debus sendiri berasal dari kata “tembus”. Debus yang berarti tembus menunjukkan bahwa alat-alat yang diperagakan adalah benda-benda tajam dalam permainan tersebut dapat menembus badan para pemainnya (Aminudin, 1997:153). Dalam permainan debus terdapat kolaborasi
1.1 Latar Film dokumenter mangrupa rekaman kajadian nu dicokot tina kajadian nyata. Rupa-rupa pasualan anu aya patalina jeung kahirupan manusa saperti pasualan sosial, kasenian, budaya, pulitik nepi ka isu kamanusaan bisa robah jadi carita pilem dokumenter metot. Dina proyék ahir ieu, pangarang ngahasilkeun dokumenter nu museurkeun leuwih husus dina aspék DoP (Diréktur Fotografi) ku ngangkat carita ngeunaan kahirupan panyandang disabilitas, nyaéta Ade Anas anu gawéna minangka a aktivis di widang silat debus. Dina tatanan sosial masarakat, jalma kalawan jalma kalawan disabilities mindeng stigmatized salaku manusa lemah, tapi kalawan pangabisana dina widang silat debus, anu sakaligus negeskeun ogé kalungguhan Ade Anas salaku manusa anu kuat. Debus mangrupa seni bela diri ti Banten anu mintonkeun kamampuan manusa anu luar biasa. Contona, kalis ku pakarang seukeut, kalis ku cai teuas sarta fireproof. Nurutkeun A. Sastrasuganda, pangsiunan Kepala Bagian Kabudayaan Kamentrian Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang sakumaha anu didugikeun ku Aminudin (1997) yén Debus asalna tina basa Sunda. Kecap debus sorangan asalna tina kecap "transparansi". Debus anu hartosna tembus nunjukkeun yén alat anu ditunjukkeun nyaéta objék seukeut dina kaulinan bisa nembus awak teh para pamaén (Aminudin, 1997:153).Dina kaulinan debus aya kolaborasi
Semua terjemahan yang dibuat di dalam TerjemahanSunda.com disimpan ke dalam database. Data-data yang telah direkam di dalam database akan diposting di situs web secara terbuka dan anonim. Oleh sebab itu, kami mengingatkan Anda untuk tidak memasukkan informasi dan data pribadi ke dalam system translasi terjemahansunda.com. anda dapat menemukan Konten yang berupa bahasa gaul, kata-kata tidak senonoh, hal-hal berbau seks, dan hal serupa lainnya di dalam system translasi yang disebabkan oleh riwayat translasi dari pengguna lainnya. Dikarenakan hasil terjemahan yang dibuat oleh system translasi terjemahansunda.com bisa jadi tidak sesuai pada beberapa orang dari segala usia dan pandangan Kami menyarankan agar Anda tidak menggunakan situs web kami dalam situasi yang tidak nyaman. Jika pada saat anda melakukan penerjemahan Anda menemukan isi terjemahan Anda termasuk kedalam hak cipta, atau bersifat penghinaan, maupun sesuatu yang bersifat serupa, Anda dapat menghubungi kami di →"Kontak"
Vendor pihak ketiga, termasuk Google, menggunakan cookie untuk menayangkan iklan berdasarkan kunjungan sebelumnya yang dilakukan pengguna ke situs web Anda atau situs web lain. Penggunaan cookie iklan oleh Google memungkinkan Google dan mitranya untuk menayangkan iklan kepada pengguna Anda berdasarkan kunjungan mereka ke situs Anda dan/atau situs lain di Internet. Pengguna dapat menyisih dari iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi Setelan Iklan. (Atau, Anda dapat mengarahkan pengguna untuk menyisih dari penggunaan cookie vendor pihak ketiga untuk iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi www.aboutads.info.)