Indonesia

Kisah Rama dan Sinta ini bermula ketika Rama pergi meninggalkan kerajaan karena diajak oleh Resi Wiswamitra yang meminta bantuannya untuk menjaga kerajaan sang Resi dalam upacara persembhayangan, agar terhindar dari raksasa. Dari sinilah perjalanan Rama dimulai, yakni untuk menumpas para raksasa yang mengganggu jalannya upacara tersebut. Keesokan harinya, Rama beserta punggawa pengikutnya diajak oleh Resi Wiswamitra untuk melakukan perjalanan ke Kerajaan Mithila untuk menyaksikan busur sakti di istana tersebut. Resi memang sengaja mempertemukan Rama dengan Sinta. Setelah beberapa hari perjalanan, Rama dan Resi Wiswamitra pun sampai di Kerajaan Mithila. Ternyata di sana sedang diadakan sayembara untuk mendapatkan suami untuk Sinta. Dalamsayembara ini seseorang yang dapat mengangkat, merentangkan, dan melepaskan busur sakti Rudra yang bersemayan di Kerajaan Mithila, dialah yang berhak menjadi suami Sinta. Rama pun mencoba mengikuti sayembara itu, dan Rama berhasil mengangkat dan merentangkan busur itu. Ayah Sinta yaitu Raja Janaka langsung menggelar acara pernikahan untuk mereka berdua

Sunda

Carita Rama jeung Sita dimimitian nalika Rama kaluar ti karajaan sabab diondang ku Resi Wiswamitra anu menta tulung pikeun ngajaga karajaan Resi nalika upacara sembahyang, pikeun nyingkahan raksasa. Di dieu dimimitian lalampahan Rama, nyaéta ngancurkeun raksasa anu ngaganggu upacara. Isukna, Rama jeung pengikutna diondang ku Resi Wiswamitra pikeun indit ka Karajaan Mithila pikeun ningali busur sakti di karaton. Rishi ngahaja mawa Rama jeung Sita babarengan. Sanggeus sababaraha poé lalampahan, Rama jeung Resi Wiswamitra anjog ka Karajaan Mithila. Tétéla aya pasanggiri néangan salaki keur Sinta. Dina pasanggiri ieu, jalma anu bisa ngangkat, manteng jeung ngaleupaskeun busur sakti Rudra nu dumuk di Karajaan Mithila, nyaéta jalma nu boga hak pikeun jadi salaki Sita. Rama ogé nyobaan ilubiung dina sayembara, sarta Rama junun ngangkat jeung manjangkeun busur. Bapa Sinta, Prabu Janaka, enggal-enggal ngayakeun pesta kawinan duaan

TerjemahanSunda.com | Bagaimana cara menggunakan terjemahan teks Indonesia-Sunda?

Semua terjemahan yang dibuat di dalam TerjemahanSunda.com disimpan ke dalam database. Data-data yang telah direkam di dalam database akan diposting di situs web secara terbuka dan anonim. Oleh sebab itu, kami mengingatkan Anda untuk tidak memasukkan informasi dan data pribadi ke dalam system translasi terjemahansunda.com. anda dapat menemukan Konten yang berupa bahasa gaul, kata-kata tidak senonoh, hal-hal berbau seks, dan hal serupa lainnya di dalam system translasi yang disebabkan oleh riwayat translasi dari pengguna lainnya. Dikarenakan hasil terjemahan yang dibuat oleh system translasi terjemahansunda.com bisa jadi tidak sesuai pada beberapa orang dari segala usia dan pandangan Kami menyarankan agar Anda tidak menggunakan situs web kami dalam situasi yang tidak nyaman. Jika pada saat anda melakukan penerjemahan Anda menemukan isi terjemahan Anda termasuk kedalam hak cipta, atau bersifat penghinaan, maupun sesuatu yang bersifat serupa, Anda dapat menghubungi kami di →"Kontak"


Kebijakan Privasi

Vendor pihak ketiga, termasuk Google, menggunakan cookie untuk menayangkan iklan berdasarkan kunjungan sebelumnya yang dilakukan pengguna ke situs web Anda atau situs web lain. Penggunaan cookie iklan oleh Google memungkinkan Google dan mitranya untuk menayangkan iklan kepada pengguna Anda berdasarkan kunjungan mereka ke situs Anda dan/atau situs lain di Internet. Pengguna dapat menyisih dari iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi Setelan Iklan. (Atau, Anda dapat mengarahkan pengguna untuk menyisih dari penggunaan cookie vendor pihak ketiga untuk iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi www.aboutads.info.)