*Prabu Desatara dan Rama bertengkar* Narasi... Tidak lama setelah itu terjadi percekcokan antara Ramo dan Ayahandanya Prabu Desarata memperebutkan siapa yang digendong oleh Shinta tanpa terasa hari telah petang. Dan tiba tiba saja.... Laksmana: "Kakak. berhentihar sudah gelap dan kita sudah berjalan cukup jauh, sudah tidak ada penginapan disekitar sini untuk beristirahat. Bagaimana kalau kita tidur dijalanan saja?' Rama "Ya!" (mengangguk anggukkan kepalanya) "Bagaimana menurut Dinda?" Shinta "Iya Kanda, lebih baik kita istirahat dulu saja." Rama : "Baik! kalau begitu kita akan gelesetan disini!" *Rebahan* Narasi... Lalu Shinta berinisiatif untuk mengambil air untuk Laksmana dan Rama sang suami tercinta..... Shinta : "Kakanda, Kakanda pasti capek. Ini diminum dulu airnya, supaya capeknya hilang." (mengusap dahi Rama dengan selendang)'Adik Laksmana juga, ini diminum airnya." Laksmana : *mengambil air* Narasi.... Berbekal tidur dijalan, mereka sangat bahagia tetapi disaat yang sama namun di tempat yang berbeda, Sarpakenaka don Rahwana sedang mengamati keromantisan Rama Shinta dari bola kristal. Mereka mengamati dengan penuh rasa sakit. Sakit teramat sakit melihat kemesroan posangan suami istri itu. Sarpakenaka : "Huh... Ini tidak adil!! Mengapa hal itu harus terjadi padaku? Aku tidak suka melihat mereka bahagia. Karena Rama harus suamiku... Huhuhu... Simbok!!" (menangis) Sarpakenaka: (meratap menangis) "Kanda Rahwana! Apa yang harus kita lakukan? Mengapa Kanda tidak mengatakan apa-apa? Bukankah Kanda juga mencintai Shinta? Mengapa Kanda membiarkan mereka, ha? Mengapaaa!?" (dramatis dan alay) Rahwana : "Kau begitu berisik!! Aku diam bukan berarti akutak peduli! *sambari melihat iPad* Eh tadi kamu bilang apa??" Sarpakenaka: "Sungguh, teganya dirimu padaku. Bagaimana bisa kau menghinaku seperti ini." Rahwana: " AHAAA!!!!!...Aku mendapatkan ide!!" Sarpakenaka : "Apa itu?" 2
*Prabu Desatara jeung Rama gelut* Carita... Teu lila ti harita, ramo jeung bapana Prabu Desarata tarung ngeunaan saha anu digendong Shinta saacan magrib. Da ujug-ujug... Laksmana : "Kakang. Eureun tos poek we leumpangna rada jauh, teu aya pamondokan di dieu kanggo istirahat. Kumaha upami urang sare di jalan?" Rama "Enya!" (Ngegeleng) "Kumaha saur anjeun?" Sita "Sumuhun Kanda, langkung sae urang istirahat heula." Rama : "Muhun! Mangka urang ulin kadieu!" *Ngagolér* Narasi... Saterusna Shinta berinisiatif pikeun nyokot cai pikeun Laksmana jeung Rama, salakina kakasihna..... Shinta. : "Akang, pasti capé. Nginum heula cai, ngarah kacapéna ilang." (ngusap dahi Rama ku selendang) 'Laksmana pun lanceuk, nginum ieu cai." Laksmana : *nyokot cai* Narasi.... Bersenjata sare di jalan, maranehna kacida bungahna tapi dina waktu nu sarua tapi di tempat nu beda, Sarpakenaka don Rahwana nitenan roman Rama Shinta tina bola kristal. Aranjeunna ningali kalayan nyeri pisan. Nyeri pisan ningali kaakraban salaki jeung pamajikan ieu. Sarpakenaka : "Hah... Ieu mah teu adil!! Naha kudu kitu ka kuring? Teu resep nempo aranjeunna senang. Sabab Rama pasti salaki kuring... Huhuhu...Simbok!!" (ceurik) Sarpakenaka : (ngaleos) "Kanda Rahwana! Urang kedah kumaha? Naha Kanda teu nyarios nanaon? Naha Kanda ogé bogoh ka Shinta? Naha Kanda ngantep, ha? Naha!?" (dramatis jeung humoris) Rahwana : "Maneh ribut!! Aing mah cicing wae lain teu paduli! *bari nempo iPad* Eh. naon cenah tadi??" Sarpakenaka: "Bener, kumaha hate anjeun ka kuring. Kumaha anjeun bisa ngahina kuring kawas kieu." Rahwana:"AHAAAA!!!!!...kuring meunang ide!!" Sarpakenaka: "Aya naon?" 2
Semua terjemahan yang dibuat di dalam TerjemahanSunda.com disimpan ke dalam database. Data-data yang telah direkam di dalam database akan diposting di situs web secara terbuka dan anonim. Oleh sebab itu, kami mengingatkan Anda untuk tidak memasukkan informasi dan data pribadi ke dalam system translasi terjemahansunda.com. anda dapat menemukan Konten yang berupa bahasa gaul, kata-kata tidak senonoh, hal-hal berbau seks, dan hal serupa lainnya di dalam system translasi yang disebabkan oleh riwayat translasi dari pengguna lainnya. Dikarenakan hasil terjemahan yang dibuat oleh system translasi terjemahansunda.com bisa jadi tidak sesuai pada beberapa orang dari segala usia dan pandangan Kami menyarankan agar Anda tidak menggunakan situs web kami dalam situasi yang tidak nyaman. Jika pada saat anda melakukan penerjemahan Anda menemukan isi terjemahan Anda termasuk kedalam hak cipta, atau bersifat penghinaan, maupun sesuatu yang bersifat serupa, Anda dapat menghubungi kami di →"Kontak"
Vendor pihak ketiga, termasuk Google, menggunakan cookie untuk menayangkan iklan berdasarkan kunjungan sebelumnya yang dilakukan pengguna ke situs web Anda atau situs web lain. Penggunaan cookie iklan oleh Google memungkinkan Google dan mitranya untuk menayangkan iklan kepada pengguna Anda berdasarkan kunjungan mereka ke situs Anda dan/atau situs lain di Internet. Pengguna dapat menyisih dari iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi Setelan Iklan. (Atau, Anda dapat mengarahkan pengguna untuk menyisih dari penggunaan cookie vendor pihak ketiga untuk iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi www.aboutads.info.)