Indonesia

Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah dalam rangkaian hijrah, masjidlah yang kali pertama dibangun yang kita kenal dengan masjid Quba. Tujuan utama masjid itu dibangun sebagai pusat pendidikan dan pembinaan bermasyarakat dalam ruang kemajemukan. Jauh sebelum Rasulullah SAW, Nabi Ibrahim sebagaimana yang terdapat pada Al-Qur’an surah Ibrahim (14) ayat 37-41 pernah berdoa agar anaknya kelak dapat hidup berdampingan dengan masjid. Kenapa harus berdampingan dengan masjid? Kenapa tidak berdampingan dengan sungai, hutan atau tempat lain selain masjid. Karena masjid merupakan pusat peradaban, pusat pembentukan manusia sejati.Di Indonesia menurut data Kementerian Agama bahwa jumlah masjid terbanyak di dunia ada di Indonesia. Namun demikian sungguh masih banyak masjid yang belum berpihak pada penyandang disabilitas. Jika dihitung, masjid yang ramah difabel masih bisa dihitung dengan jari. Kita hampir tidak pernah melihat masjid dengan adanya ramp atau bidang miring pada tangga yang digunakan oleh penyandang disabilitas. Demikian juga, kita sangat jarang melihat masjid yang menyediakan fasilitas kursi roda untuk para difabel. Jangankan masjid-masjid di kampung masjid-masjid di perkotaan saja masih sangat jarang, bahkan dapat dikatakan kita tidak menemukan fasilitas-fasilitas lain yang dibutuhkan untuk kalangan difabel. Padahal, jumlah penyandang disabilitas dari Biro Pusat Statistik (BPS) untuk tahun 2020 saja sudah mencapai 22,5 juta belum lagi tahun ini.

Sunda

Nalika Rosulullah SAW dugi ka Madinah dina runtuyan hijrah, nya éta masjid anu aya di dinya Wangunan munggaran anu urang kenal salaku Masjid Quba diwangun. Tujuan utama masjid ieu diwangun salaku puseur atikan jeung pangwangunan masarakat dina rohang pluralistik. Jauh sateuacan Rosululloh SAW, Nabi Ibrahim as dina surat Al-Qur'an Ibrahim (14) ayat 37-41 sakali ngado'a supados putrana tiasa hirup sasarengan sareng anjeunna. masjid. Naha kudu padeukeut jeung masjid? Naha henteu sisi-sisi sareng walungan, leuweung atawa tempat séjén sagigireun masjid. Sabab masjid téh puseur peradaban, puseurna kabentukna manusa sajati Di Indonesia, numutkeun data Kemenag, jumlah masjid anu panglobana di dunya aya di Indonésia. Sanajan kitu, masih loba masjid anu teu dimimitian jalma kalawan disabilities. Lamun diitung-itung, masjid-masjid anu ramah disabilitas masih bisa diitung ku ramo. Urang ampir teu pernah ningali masjid jeung tanjakan atawa pesawat condong dina tangga dipaké ku jalma kalawan disabilities. Kitu ogé, urang jarang pisan ningali masjid nu nyadiakeun fasilitas korsi roda pikeun jalma kalawan disabilities. Teu apal masjid-masjid di kampung Masjid-masjid di perkotaan masih jarang pisan, malah bisa disebutkeun urang teu boga manggihan fasilitas séjén diperlukeun pikeun jalma ditumpurkeun.Sanajan kitu, jumlah penyandang disabilitas ti Badan Pusat Statistik (BPS) taun 2020 waé geus ngahontal 22,5 juta teu acan taun ieu.

TerjemahanSunda.com | Bagaimana cara menggunakan terjemahan teks Indonesia-Sunda?

Semua terjemahan yang dibuat di dalam TerjemahanSunda.com disimpan ke dalam database. Data-data yang telah direkam di dalam database akan diposting di situs web secara terbuka dan anonim. Oleh sebab itu, kami mengingatkan Anda untuk tidak memasukkan informasi dan data pribadi ke dalam system translasi terjemahansunda.com. anda dapat menemukan Konten yang berupa bahasa gaul, kata-kata tidak senonoh, hal-hal berbau seks, dan hal serupa lainnya di dalam system translasi yang disebabkan oleh riwayat translasi dari pengguna lainnya. Dikarenakan hasil terjemahan yang dibuat oleh system translasi terjemahansunda.com bisa jadi tidak sesuai pada beberapa orang dari segala usia dan pandangan Kami menyarankan agar Anda tidak menggunakan situs web kami dalam situasi yang tidak nyaman. Jika pada saat anda melakukan penerjemahan Anda menemukan isi terjemahan Anda termasuk kedalam hak cipta, atau bersifat penghinaan, maupun sesuatu yang bersifat serupa, Anda dapat menghubungi kami di →"Kontak"


Kebijakan Privasi

Vendor pihak ketiga, termasuk Google, menggunakan cookie untuk menayangkan iklan berdasarkan kunjungan sebelumnya yang dilakukan pengguna ke situs web Anda atau situs web lain. Penggunaan cookie iklan oleh Google memungkinkan Google dan mitranya untuk menayangkan iklan kepada pengguna Anda berdasarkan kunjungan mereka ke situs Anda dan/atau situs lain di Internet. Pengguna dapat menyisih dari iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi Setelan Iklan. (Atau, Anda dapat mengarahkan pengguna untuk menyisih dari penggunaan cookie vendor pihak ketiga untuk iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi www.aboutads.info.)